Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Teks Prosedur: Pengertian, Ciri-Ciri, Unsur Kebahasaan, Struktur, dan Jenisnya

Terkadang ketika akan melakukan suatu hal pasti sering lupa langkah-langkah yang harus dilakukan. Untuk itulah akhirnya mulai ada teks prosedur. Di dalamnya ada banyak petunjuk mengenai cara harus dijalankan ketika ingin mencapai sebuah tujuan. Agar lebih jelas mari membahasnya bersama-sama.

Pengertian Teks Prosedur 

materi pembelajaran teks prosedur

Secara sederhana, sebenarnya definisi teks prosedur adalah suatu tulisan yang berisi tentang petunjuk untuk melakukan suatu pekerjaan tersebut dengan benar. Sedikit atau banyaknya tergantung dengan pekerjaannya. Jika memang rumit kemungkinan akan panjang dan melibatkan banyak alat. 

Namun jika di definisikan secara sistematis teks prosedur merupakan sebuah tulisan berisikan mengenai tahapan atau berbagai macam langkah yang harus dilakukan dengan runtut tanpa terlewat satu poin pun. Tujuannya adalah agar bisa mencapai suatu tujuan awal. 

Biasanya di dalam teks prosedur memang melibatkan banyak hal. Mulai dari pembahasan tentang deskripsi dari benda tersebut, penggunaan alat-alat tambahan, dan semacamnya. Kalimat yang digunakan jelas sehingga membuat bisa membantu para pembacanya membuat sesuatu secara benar.

Ciri-Ciri Teks Prosedur 

Dalam kegiatan sehari-hari Anda pasti sudah sering menemukan adanya teks prosedur. Misalkan ingin minum obat, merangkai barang dan semacamnya. Teks prosedur bisa dengan mudah dibedakan dengan jenis lainnya, hal ini dikarenakan cirinya memang jelas sehingga tidak akan membuat Anda bingung. 

  • Salah satu ciri paling menonjol dari teks prosedur adalah berisikan kalimat panjang menjelaskan tentang step by step. Agar tidak membuat bingung pembaca, biasanya mereka akan membuat poin-poin. Dengan begitu tidak akan pekerjaan bisa diselesaikan dengan cepat dan mudah. 
  • Selain itu teks prosedur biasanya juga banyak menggunakan kalimat saran. Tujuannya adalah untuk mengarahkan seseorang agar bisa melakukan segala bentuk kalimat perintah dalam poin-poin tersebut secara tepat. Dengan begitu tidak ada kesalahan dan tidak perlu mengulang lagi.
  • Dalam teks prosedur juga ada kalimat larangan, biasanya ditandi dengan simbol silang atau X merah besar. Hal ini tentunya bisa jadi warning langsung bagi para pembaca untuk tidak melakukannya. Karena jika dilangar tujuan tersebut tidak akan tercapai dengan sempurna.
  • Teks Prosedur biasanya dibuat dengan susunan yang rapid an sistematis. Poin demi poin akan dijelaskan secara detail namun tetap ringkas. Pembaca tinggal mengikuti perintahnya secara runut jangan sampai ada yang terlewat ataupun sengaja tidak dilakukan. 
  • Dalam setiap kata yang sudah disusun dan dituliskan dalam teks berisi sebuah informasi yang sifatnya objektif bukannya subjektif. Nantinya data ini bisa bermanfaat untuk masyrakat luas. Semuanya sudah disesuaikan sesuai faktai, jadi tidak asal tulis saja. 
  • Tak lupa penulis juga selalu memberikan poin dan angka pada setiap poin yang perlu dijelaskan lagi. Dengan begini pembaca tidak akan merasa bingung lagi, bila petunjuk terlalu panjang maka penulis akan membuatkan paragraf. Barulah digabungkan dengan poin ataupun angka.

MATERI BAHASA INDONESIA KELAS XI SEMESTER GANJIL LAINNYA
TEKS EKSPLANASI
MATERI CERAMAH

Struktur Teks Prosedur

Membuat sebuah teks prosedur tampaknya memang mudah, namun tak semua orang bisa menjabarkannya dengan jelas.  Apalagi jarang sekali menemukan teks prosedur yang punya kalimat-kalimat panjang. Kebanyakan berbentuk ringkas, padat namun tetap jelas. 

1. Judul

Judul adalah struktur awal yang harus ada pada teks prosedur. Biasanya yang digunakan adalah nama benda atau kegiatannya. Dengan begitu pembaca akan memahami dalam sekali lihat saja. Judul tidak usah diberikan penambahan kalimat, apa adanya saja lebih baik. 

2. Pernyataan Umum atau Orientasi

Struktur selanjutnya adalah pengantar. Susunan kalimat disini belum masuk ke intinya. Hanya saja di dalamnya sudah ada informasi umum mengenai berbagai hal harus dipersiapkan atau digunakan untuk melakukan kegiatan tersebut. Biasanya penulis juga menyertakan tujuannya.

3. Langkah-Langkah

Kemudian ada juga langkah-langkah sebagai struktur lanjutan dari teks prosedur. Pada bagian sudah dijelaskan dengan detail mengenai berbagai macam hal tentang langkah per langkah harus dilakukan secara runtut. Urutan sistematis ini tidak boleh terlupakan barang satu poinpun.

4. Alat dan Bahan

Struktur selanjutnya harus ada dalam teks prosedur adalah alat serta bahan. Di dalamnya adalah penjelasan mengenai berbagai macam kebutuhan peralatan dan bahan harus dipersiapkan sebelum melakukan kegiatan. 

5. Penutup

Terakhir adalah bagian penutup yang di dalamnya merupakan kesimpulan dari semua pembahasan diatas. Ada rekomendasi serta apresiasi yang akan diberikan oleh penulis kepada pembacanya. Terdapat pula imbauan agar tidak melakukan sesuatu yang bertolak belakang.

Unsur Kebahasaan Teks Prosedur 

Setidaknya terdapat 5 unsur kebahasaan bisa Anda temukan dalam pembuatan teks prosedur. Jenis tulisan satu ini mudah sekali dikenali daripada yang lainnya. Hal ini dikarenakan dari cirinya saja sudah sangat jelas. Sehingga tidak perlu lagi adanya pertimbangan untuk menentukan jenis teks. 

1.    Kata Kerja Perintah

Dalam suatu teks prosedur biasanya banyak sekali mengandung kata kerja perintah untuk menjelaskan satu poin ke poin lainnya. Istilah kalimat perintah dalam teks prosedur biasanya disebut dengan imperatif. Maknanya sama saja, yakni mendorong seseorang melakukan sesuatu

2. Istilah

Selain itu di dalam sebuah teks prosedur biasanya juga banyak menggunakan kata-kata teknis dalam suatu bidang khusus. Artinya hanya orang-orang tertentu yang ada dalam kelompok itu saja bisa mengerti maksud dalam teks prosedur tersebut. 

3. Konjungsi

Selanjutnya teks prosedur juga banyak memakai konjungsi sebagai penambahan untuk maknanya. Bagi Anda yang belum mengerti, konjungsi merupakan suatu kalimat penghubung  antara dua klausa. Misalnya ada serta, lagipula, disamping itu, selnjutnya, dan banyak lagi. 

4. Kalimat Persuasif

Selain itu dalam suatu teks prosedur biasanya banyak memakai kalimat persuasif . Karena disini akan menjalankan suatu perintah maka pemakaian kalimat ajakan sangat disarankan. Tinggal buat dengan ringkas dan singkat, Hindari pengulangan kata-kata secara berlebihan. 

5. Perincian

Di dalam teks prosedur juga ada berbagai penggambaran rinci mengenai jumlah, ukuran dan warna suatau objeknya. Alat-alat yang dipergunakan biasanya juga dijelaskan secara mendetail. Oleh karena itu, pembaca akan langsung jelas dan mempersiapkan semuanya dengan baik.

Jenis Teks Prosedur

Membuat Teks prosedur juga tidak asal-asalan saja. Walaupun terkesan mudah dan simple namun jika tidak dibuat secara tepat maka akan meleset dari fungsinya. Untuk itu sebaiknya perhatikan struktur dan cara pemulisannya. Adapun jenis-jenisnya adalah sebagai berikut :

1.    Teks Prosedur Sederhana

Prosedur sederhana, artinya adalah bentuk kegiatan yang hanya dilakukan secara singkat. Hanya perlu melakukan dua sampai tiga langkah saja agar bisa mencapai tujuan tersebut, Pemakaian alat dan bahan juga tidak terlalu banyak, jadi tidak perlu repot berlebihan.

2.    Teks Prosedur Kompleks

Selanjutnya adalah teks prosedur kompleks yang sudah melibatkan beberapa tahapan dan langkah-langkah rumit. Biasanya Anda akan dibantuk dengan penjelasan dari ahlinya juga agar tidak melakukan kesalahan fatal saat melakukannya sendiri.

3.    Protokol

Sebenenarnya ada satu lagi jenis teks prosedur yang ada dan biasa dilakukan oleh orang-orang yakni protokol. Karena sangking mudahnya tak banyak alat dan bahan turut serta di dalamnya. Praktis juga minim resiko, jadi tidak perlu khawatir. 

Itu tadi adalah pembahasan mengenai materi pembelajaran teks prosedur. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Post a Comment for "Teks Prosedur: Pengertian, Ciri-Ciri, Unsur Kebahasaan, Struktur, dan Jenisnya"

Berlangganan via Email