Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Teks Eksposisi: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Kebahasaan, dan Jenisnya

Sebagai seorang pelajar pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya teks eksposisi. Biasanya bagian ini ada di dalam sebuah makalah atau hasil karya tulis lainnya. Di dalamnya terdapat banyak pengetahuan dari berbagai sumber informasi. Semua itu, disajikan secara ringkas namun detail.

Pengertian Teks Eksposisi

materi teks eksposisi

Definisi secara lengkap teks eksposisi adalah sebuah bagian dimana dalam bagian tersebut ada penyajian informasi  yang lugas, mendetail, akurat namun singkat dan padat. Fungsinya dituliskannya teks eksposisi adalah untuk menyampaikan gagasan-gagasan pemikiran atas suatu topik.

Walaupun istilah ini sudah tidak asing lagi bagi beberapa orang, namun nyatanya teks eksposisi belum sepenuhnya diketahui oleh semua orang. Secara sederhana bagian ini sebenarnya hampir sama dengan kesimpulan. Menyajikan semua informasi mendetail dengan utuh dan benar

Teks eksposisi ditulis berdasarkan fakta dari sebuah penelitian ataupun riset. Jadi semua pokok pembahasaan yang ada di dalamnya benar-benar  real atau non fiksi. Bentuknya sendiri bisa berupa gambar, teks, grafik maupun catatan statistik, jadi penyusunannya harus punya struktur jelas.

MATERI BAHASA INDONESIA KELAS X SEMESTER GANJIL LAINNYA
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
TEKS ANEKDOT
TEKS HIKAYAT

Karakteristik dan Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Membuat sebuah teks eksposisi haruslah berdasarkan fakta yang jelas. bukan hanya karangan saja. Bentuknya juga mudah untuk dikenali, karena di dalamnya terdapat berbagai macam ciri, sehingga tidak akan terjadi kekeliruan. Bagi Anda yang belum memahami sepenuhnya, boleh simak penjelasan tentang karakteristik dan ciri-ciri teks eksposisi berikut.

  • Teks Eksposisi haruslah menjelaskan secara lengkap segala informasi pengetahuan dari pembahasan tersebut. Walaupun terkesan singkat dan padat, namun tidak bisa dituliskan secara asal-asalan. Sudah ada riset dan analisis sebagai landasan dari penulisan.
  • Salah satu ciri paling menonjol dari teks eksposisi adalah kalimatnya yang bersifat persuasif atau mengajak. Selain eksposisi teks prosedur juga selalu menggunakan kalimat persuasif. Hanya saja di sini gaya bahasanya harus lebih aktif mengajak audiens atau para pembaca.
  • Penulis harus mampu menjadikan satu bagian dari teks eksposisi tersebut menarik untuk dibaca. Walaupun penyampaiannya menggunakan bahasa baku. Itulah mengapa banyak orang tidak bisa membuat eksposisi secara sempurna. Selalu ada kekurangan pada beberapa bagian.
  • Teks eksposisi hanyalah menyajikan data secara akurat dan terperinci saja, tidak ada unsur lain di dalamnya. Itu berarti sebagai penulis harus pintar-pintar dalam memilih diksi agar tidak ada kehendak pribadi ikut tertulis di dalamnya. Jika sampai lolos maka tidak murni lagi.
  • Ciri-ciri lain dari teks eksposisi adalah mengandung sebuah fakta yang akurat. Pembahasan berbagai macam fakta mendetail ini nantinya bisa berguna dan berkontribusi lebih lagi bagi kemajuan peradaban manusia. Jadi jangan pernah menuliskannya secara asal-asalan saja.
  • Walaupun di dalamnya ada pendapat atau argumen namun semua itu harus tetap tertuju pada satu objek saja, jadi penulis diusahakan selalu netral. Jangan sampai justru memaksakan kehendak pada para pembacanya.
  • Ciri lain dari teks eksposisi sebenarnya  bersifat sangat umum dan ada pada jenis teks lainnya. Menuliskan eksposisi haruslah bermanfaat dan memberikan pengetahuan baru bagi para pembacanya. Jangan sampai isinya hanya berbelit-belit tanpa ada poin jelas di dalamnya.

Struktur Teks Eksposisi

Menulis eksposisi bukanlah hal mudah, apalagi jika dibuat berdasarkan dengan penelitian sebuah ilmu pengetahuan. Semuanya harus didasarkan dengan pertimbangan fakta-fakta di lapangan. Agar penulisan bisa tepat sesuai sasaran, sebaiknya Anda perhatikan struktur teks eksposisi berikut ini.

1. Tesis

Salah satu struktur paling utama dari sebuah penulisan teks eksposisi adalah tesis. Pada bagian ini Anda akan fokus pada pengenalan iso serta pandangan terhadap suatu masalah. Sama saja ini merupakan konsep harus dipikirkan secara matang agar bisa menjadi landasan yang jelas untuk tahap berikutnya.

Dari bagian tesis ini juga Anda harus menuliskan perihal pandangan terhadap suatu permasalahan. Sama saja dengan mengungkapkan pendapat pribadi namun tetap disesuaikan dengan fakta sudah di dapat dari lapangan. Tesis letaknya ada pada paragraf pertama kalimat utama juga.

2. Rangkaian Argumen

Bagian selanjutnya adalah menuliskan rangkaian argumen dari penulis itu sendiri. Pada bagian ini harus tertuang penjelasan dari tesis sebelumnya. Bisa berisikan berbagai macam fakta untuk semakin mendukung dan memperkuat argumen dari penulis itu sendiri.

Bagian satu ini dituliskan pada paragraf kedua dan ketiga dari sebuah laporan. Paragraf ketiga juga menjelaskan tentang argument atau penjelasan dari tesis. Itulah mengapa sebelum membuat teks eksposisi Anda harus mengumpulkan banyak fakta agar bisa memberikan gambaran yang jelas.

3. Rekomendasi

Terakhir struktur dari teks eksposisi adalah bagian rekomendasi atau penegasan ulang. Aspek ini berisikan mengenai rumusan kembali secara ringkas dan mendetail. Biasanya penulis juga akan mengulang atau mempertegas argument dan penjelasan tesis. Dengan begitu audiens bisa lebih paham lagi.

Banyak juga penulis yang lebih suka mengulang bagian tesis pada penegasan ulangnya. Dengan begitu masalah akan semakin terlihat jelas. Jika fakta terkumpul benar-benar mendukung maka bisa jadi satu nilai plus bagi penulis. Oleh karena itu jangan remehkan bagian penulisan ulang pada teks eksposisi.

Ciri Kebahasaan Teks Eksposisi

Teks eksposisi merupakan suatu bagian dimana didalamnya berisikan tentang banyak informasi. Gagasan pendapat, kumpulan fakta-fakta, semuanya dibeberkan dan dijelaskan secara rinci dalam bagian tersebut. Oleh karena itu perancangannya juga harus berlandaskan unsur yang jelas.

1. Gagasan

Dalam menuliskan sebuah teks tentunya Anda harus sudah punya gagasan atau konsepnya terlebih dahulu. Karena dari sinilah semua ide akan menghidupkan tulisan Anda. Jika sudah punya maka tinggal disatukan saja dengan tema pembahasan yang sudah diteliti.

Dalam membentuk sebuah gagasan Anda juga memerlukan adanya komentar, saran, maupun dorongan lewat kalimat-kalimat ajakan. Dengan begitu pembaca akan lebih merasa termotivasi untuk melakukan hal serupa atau menambah pengetahuan dengan membacanya informasi tersebut secara lengkap.

2. Fakta

Satu lagi unsur yang harus ada dalam teks eksposisi adalah fakta. Penyampaiannya tentu saja harus berdasarkan dengan kenyataan atau kondisi sebenarnya dari pokok pembahasan tersebut. Penyampaian yang baik akan semakin membuat eksposisi terasa menarik dan menyakinkan.

Dengan adanya penulisan fakta juga akan membantu Anda dalam memperkuat gagasan sebelumnya. Walaupun mengutarakan pendapat sebaiknya dipikirkan secara matang, gunanya adalah agar sesuai dengan tujuan dan isi dari pokok pembahasan tersebut. Hal ini sering dilupakan oleh banyak penulis.

Jenis-Jenis Pola Pengembangan Teks Eksposisi

Saat ini teks eksposisi sudah berkembang menjadi banyak cabang, Hal ini tentunya disesuaikan dengan kebutuhan pemakaian masyarakat luas. Namun isim struktur tujuan maupun fungsinya tetap sama. Jadi hanya ada perbedaan pada tujuan pemakaiannya saja. Ini dia beberapa macam jenis dari teks eksposisi.

1. Eksposisi Definisi

Eksposisi definisi adalah jenis teks eksposisi yang fokus pembahasannya mengulas mengenai pengertian dan definisi suatu topik permasalahan. Semuanya diuraikan secara lugas dan jelas namun dengan batasan makna. Dengan begini tentunya bisa memberikan informasi dengan akurat kepada pembaca. Misalkan Anda ingin membahas mengenai topik modern.

Maka berikan batasan pada sesuatu yang sekarang ini sedang terjadi namun tidak ada di masa lampau. Contohnya adalah globalisasi. Berikan pengertian kemudian pembahasan umum seperti tujuan, fungsi, serta contoh kejadian yang terjadi di sekitar. Dengan begitu penulisan Anda bisa terstruktur dengan jelas

2. Eksposisi Analisis

Eksposisi analisis adalah suatu metode ekspositoris yang membagi subjek ke dalam bagian atau komponen pembentuknya. Sesuai namanya, analisis memiliki makna menguraikan sesuatu yang bersifat utuh. Eksposisi Analisis pun memiliki dua jenis lain yang akan dipaparkan dalam penjelasan berikut.

  • Eksposisi Analisis Proses

Eksposisi analisis proses adalah pemaparan teks dimana dalam teks tersebut biasanya banyak berupa penjelasan-penjelasan atau pemaparan langkah suatu hal. Ini merupakan eksposisi yang kerap digunakan oleh para pelajar khususnya mahasiswa untuk memberikan pendapat dari hasil penelitiannya.

Bagian ini memang sangat detail dan terstruktur dengan jelas. Mula-mula penulis akan membuat judul terlebih dahulu yang disambungkan dengan tema pembahasan. Kemudian akan masuk ke bagian tesis,

  • Eksposisi Analisis Kausal

Eksposisi analisis kausal adalah paparan teks yang berfokus pada hubungan kausalitas atau sebab-akibat. Dalam teks jenis ini, penulis akan mempertanyakan dua hal. Pertama, apa penyebab masalahnya. Kedua, pengaruh atau akibat apa yang ditimbulkan oleh hal tersebut.

3. Eksposisi Perbandingan atau Eksposisi Pertentangan

Eksposisi pertentangan adalah paparan topik yang pembahasannya banyak menyajikan tentang sisi kontra dibandingkan pro. Banyak sekali penggunaan konjungsi pertentangan dipakai daripada menyatakan persetujuan atas penelitian itu sendiri.

Eksposisi perbandingan adalah paparan topik yang pembahasannya menyajikan dua subjek untuk dicari persamaan dan perbedaannya.

Namun kembali lagi walaupun menyatakan sebuah pertentangan, penulis tetap tidak boleh memaksakan pendapatnya kepada pembaca. Kalimat yang biasanya digunakan antara lain adalah sedangkan, tetapi, meskipun, sebaliknya, dan masih banyak lagi.

4. Eksposisi Identifikasi

Eksposisi identifikasi adalah suatu metode ekspositoris yang berfokus pada pembahasan ciri-ciri atau topik permasalahan. Harapannya, pembaca mampu lebih mengenal topik permasalahan tersebut dan mampu membedakan dengan topik lain yang sejenis.

Metode dalam jenis teks ini biasanya akan merinci karakteristik dan tanda pengenal topik permasalahan yang dibahas.

5. Eksposisi Klasifikasi

Eksposisi klasifikasi adalah suatu pemaparan yang berfokus pada pengelompokan-pengelompokan sesuai dengan persepsi penulis. 

Dengan begitu, nantinya akan terlihat hubungan antarhal atau antarobjek dalam pembagian tersebut.

6. Eksposisi Ilustrasi

Eksposisi ilustrasi adalah metode atau cara untuk membuat gambaran atau penjelasan yang eksak terhadap suatu metafor yang bersifat umum. Gunanya, untuk memperjelas suatu objek agar tidak terjadi kebingungan.

Misalnya, penulis mencoba mengilustrasikan kejadian global warming dengan analogi sepeda motor yang dipanaskan terus-menerus. Dua hal tersebut digabungkan menjadi satu paparan yang gunanya untuk memperjelas suatu gagasan.

Itulah beberapa penjelasan singkat mengenai pembahasan dari materi teks eksposisi kelas 10. Semoga penjelasan tersebut bermanfaat bagi pembaca semuanya. Terima kasih.

Post a Comment for "Teks Eksposisi: Pengertian, Ciri-Ciri, Struktur, Kebahasaan, dan Jenisnya"

Berlangganan via Email