Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Tips Menghilangkan Stress Belajar

Tips Menghilangkan Stress Belajar - Seperti yang kita tahu, tahun 2020 ini dunia sedang dilanda wabah penyakit besar akibat paparan dari virus covid-19. Para korban berjatuhan, seluruh nyawa manusia terancam. 

Virus covid-19 ini berbahaya karena proses penyebarannya yang cepat sehingga untuk memutus mata rantainya pemerintah Indonesia khususnya membuat beberapa kebijakan salah satunya yaitu seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan di rumah masing-masing. 

Seluruh pelajar dan mahasiswa mengikuti aktivitas belajar nya melalui daring.Saat awal dulu mungkin kita merasa senang karena membayangkan bisa puas bersantai dirumah, tetapi itu semua tidak terwujud. Justru sejak diadakannya PJJ (pembelajaran jarak jauh) ini tugas semakin banyak, waktu belajar tidak menentu dan materi yang dipelajari tidak tersampaikan dengan baik. 

Banyak guru yang hanya memberi tugas tanpa menjelaskan isi materi sedangkan tidak semua murid bisa belajar sendiri atau minimal paham akan materi tersebut. Para pelajar juga terkadang memanfaatkan situasi ini untuk tidak mengerjakan tugas agar bisa santai.

Selain itu agar PJJ dapat dilaksanakan maka perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai, seperti tersedianya sinyal internet di seluruh daerah di Indonesia, kuota internet untuk belajar serta harus punya gawai. 

Diadakannya bimbingan belajar secara online tidak dapat dipungkiri menambah beban dari kedua belah pihak, siswa dan guru.

Bagi yang tinggal di kota mungkin itu semua tercukupi tapi bagi orang yang tinggal di daerah terpencil pasti akan kesulitan. Kemampuan ekonomi masyarakat juga berbeda-beda, tidak semua dari mereka memiliki ponsel.

Biasanya saat di sekolah mereka dapat mengerjakan tugas bersama, berinteraksi dengan teman, bertanya kepada guru jika ada kesulitan dan lain sebagainya. Karena beragam persoalan tersebut para siswa mengaku mengalami stress belajar.

Tetapi dibalik itu semua kita harus mengerti bahwa pemerintah menerapkan kebijakan ini untuk kebaikan kita semua.semakin cepat virus ini hilang maka semakin cepat pula sekolah-sekolah dibuka. Jangan jadikan keadaan ini sebagai alasan kalian malas belajar sehingga sekali saja belajar akan mengalami stress. 

Cara Menghilangkan Stress Belajar

Cara Menghilangkan Stress Belajar

Stress belajar muncul karena kita tidak tau metode belajar yang baik, tidak focus, dan merasa kesulitan dalam belajar. bisa juga karena faktor lingkungan keluarga, teman dan lain-lain. Lalu bagaimana cara menghilangkan stress belajar? Bisakah belajar membuat kita bahagia?Akankah cara-cara ini efektif?Untuk menemukan jawabannya simak penjelasan di bawah ini. Berikut ini cara menghilangkan stress belajar:

1. Jangan Menunda Belajar

Pernah dengar pepatah “ tresno jalaran saka kulina” yang artinya cinta datang karena terbiasa?, ini bukan hanya tentang cinta tetapi berlaku juga untuk belajar. Belajar akan menjadi sebuah kebiasaan jika kita rutin melakukannya setiap hari, baik saat ada tugas maupun tidak. 

Jika kebiasaan belajar sudah terbentuk maka tidak akan ada pemikiran untuk menunda belajar. Dengan menunda belajar pasti tugas kita akan semakin menumpuk apalagi jika tugas tersebut dari mata pelajaran yang kurang disukai atau memiliki tingkat kesulitan tinggi, jangankan dikerjakan baru melihat tugasnya saja sudah membuat kepala pusing. 

Tapi hal ini salah, jika terus menerus kebiasaan menunda belajar dilakukan resiko terkena stress belajar pun meningkat. Kenapa itu terjadi? Karena tugas menumpuk akan membebani pikiran kita sehingga menimbulkan stress. 

Oleh karena itu seberapa sulit, seberapa banyak dan seberapa memuakkannya tugas tersebut kita harus mengerjakannya tepat waktu.Kerjakan saja sedikit demi sedikit, tanyakan kalau tidak mengerti.Jangan terus menggugu rasa malas.

Artikel Terkait

Pro Kontra Homeschooling

2. Buat Jadwal Belajar

Salah satu cara agar terbiasa belajar yaitu dengan membuat jadwal belajar. susunlah kegiatan belajar menjadi kelompok-kelompok kecil dengan begitu kamu akan mudah untuk menyelesaikannya. Selain itu seluruh aktivitas akan terorganisir dengan baik sehingga tidak ada tugas yang menumpuk .Usahakan menaati jadwal belajar yang sudah dibuat sehingga langkah ini tidak sia-sia. Berikut Contoh jadwal belajar (PJJ): 

JAM

KEGIATAN

08.00-10.00

Belajar mata pelajaran 1 dan mengerjakan latian soal

10.30-12.00

Belajar mata pelajaran 2 dan mengerjakan tugas

12.30-14.00

Belajar mata pelajaran ke 3 dan mengerjakan soal

15.00-21.00

Mengerjakan tugas yang lainnya


3. Lakukan Relaksasi atau Meditasi

Menurut para ahli meditasi bertujuan untuk menurunkan tingkat stress yang menyebabkan kerja detak jantung, aliran darah dan tekanan darah meningkat. Jika stress menurun maka pikiran akan jauh lebih tenang dan tubuh menjadi lebih rileks. 

Meditasi juga bisa menghasilkan emosi positif berupa kebahagian.Oleh karena itu untuk mengurangi stress cara ini cukup ampuh dilakukan.

4. Olahraga

Hampir sama dengan meditasi, olahraga dapat menormalkan kembali detak jantung, aliran darah dan tekanan darah yang meningkat akibat stress.Olahraga adalah bentuk stress fisik bagi tubuh. Dengan membiasakan diri berolahraga, tubuh akan belajar beradaptasi menghadapi stress fisik dengan baik. 

Menurut penelitian, olahraga yang dilakukan berkaitan dengan hypothalamic pituitary adrenal dan penurunan syarat simpatik yang bertanggung jawab merespon stress serta menyebabkan perubahan fungsi tubuh karena stress. Stress dapat berdampak buruk bagi fungsi tubuh, dengan melakukan olahraga secara rutin, perubahan tubuh akibat stress dapat diatasi.

5. Cukup Istirahat

Ternyata tidur dapat memperbaiki segala jenis kerusakan, baik fisik maupun mental. Tidur juga membantu mengelola stress dan gangguan kejiwaan. Dalam tidur terjadi 5 tahapan.Yang pertama kerja otak melambat, ini membuat tubuh mulai rileks.

Artikel Lainnya:

Tips Menjadi Juara Kelas

Tahap kedua, benak kita sudah memasuki alam bawah sadar dimana sudah tidak bisa mendengar dan merespon suara.Tahap Ketiga dan keempat inilah tubuh mulai melakukan perbaikan fisik. Sel darah putih akan bekerja untuk memperbaiki kerusakan pasa sel-sel di seluruh bagian tubuh. 

Kurang lebih 90 menit kemudian tubuh akan masuk tahap terakhir yaitu REM (rapid eye movement) atau biasa disebut tidur pulas. Di tahap ini segala macam masalah kejiwaan mulai diperbaiki oleh otak. 

Saat masuk REM stress kita karena belajar biasanya disalurkan lewat mimpi, jika tidak mengalami mimpi berarti otak sudah memindahkannya ke alam bawah sadar. Lalu apa akibat jika kita kurang tidur? Jika kurang tidur maka kita akan kesulitan untuk berkonsentrasi, sulit mengingat, sulit mengambil keputusan dan terganggu dalam mempelajari hal-hal baru. 

Istirahat tidak harus tidur, istirahat dapat dilakukan di sela-sela belajar.ini berguna untuk mengistirahatkan otak sejenak. Setidaknya setiap 30 menit belajar istirahatlah selama 10 – 15 menit. 

Jika otak di paksa terus menerus belajar maka ini akan memicu stress belajar. saat istirahat yang bisa dilakukan yaitu melihat suasana luar rumah, mengatur napas sembari menghirup udara segar, makan, minum dan lainnya. Jangan bermain ponsel atau menonton televisi karena dapat menimbulkan rasa malas

Tapi ingat, semua yang berlebihan itu tidak baik.Jadi tidurlah selama 7 – 8 jam sehari jangan kurang atau lebih.Dan untuk istirahat atau jeda dalam belajar jangan juga lebih dari 15 menit.

6. Konsultasi atau Sharing Pendapat

Bimbingan dan  dukungan orang terdekat sangat membantu para siswa dalam mengatasi stress. Tidak hanya stress karena belajar saja, mungkin juga karena masalah lain yang membuat mereka tertekan. 

Tanpa berbicara atau berkonsultasi dengan orang yang dipercaya para siswa akan kesulitan keluar dari belenggu stress tersebut. Jika tidak ada orang yang dipercaya bisa datang ke psikolog untuk mendapatkan pelayanan konseling.

7. Rekreasi

Sekali-kali kita juga butuh yang namanya refreshing dengan rekreasi ke tempat favorit.saat rekreasi kita akan menjadi lebih santai, hati merasa bahagia, dan lebih rileks. 

Artikel Lainnya:

Meningkatkan Motivasi Belajar

Ketika berekreasi kita juga bisa bertemu banyak orang , suasana baru, dan melihat kondisi kehidupan masyarakat yang beragam. Ini bisa menghibur kita dan mengalihkan otak dari stress belajar ke hal-hal menarik yang kita temui saat rekreasi. 

Mungkin untuk sekarang kita tidak bisa bepergian atau rekreasi karena adanya pandemi covid-19 ini, jadi taati aturan dan tunda dulu liburannya.Ingat juga setelah rekreasi jangan melalaikan tugas sekolah, tetap jadikan belajar sebagai prioritas dan rekreasi sebagai selingan saja.

Dengan menerapkan cara-cara diatas semoga bisa menghilangkan stress belajar online, selalu jadikan belajar sebagai kebutuhan dan tantangan bukannya beban. Dengan begitu belajar akan terasa menyenangkan. Dan cara diatas cukup efektif diterapkan asal kita melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. (Elsa Tsania Kelas PCP '19 SMAN 1 Purwosari)

Post a Comment for "7 Tips Menghilangkan Stress Belajar"

Berlangganan via Email