Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mendapatkan Beasiswa S1 Luar Negeri

Cara Mendapatkan Beasiswa S1 Luar Negeri - Diterima masuk universitas asing ternama menjadi mimpi bagi sebagian besar pelajar Indonesia. Hal tersebut tidak mudah. Terlebih lagi, ada beberapa syarat yang harus kita penuhi agar dapat memperoleh beasiswa tersebut, yang apabila salah satu dari syaratnya tidak mampu kita penuhi, maka kita tidak akan bisa mendapatkan beasiswa S1 luar negeri.

Syarat Mendapatkan Beasiswa S1 Luar Negeri

cara mendapatkan beasiswa s1 luar negeri

Oleh karena itu, syarat yang ditentukan oleh pihak penyelenggara beasiswa menjadi poin-poin penting  yang harus kita perhatikan agar dapat menerima beasiswa S1 luar negeri gratis. Berdasarkan informasi dari LPDP, berikut adalah syarat agar kita mendapatkan beasiswa S1 luar negeri:

  • Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga atau institusi lain.
  • Memiliki tekad dan berkomitmen menyelesaikan studinya sampai akhir/lulus.
  • Berstatus pelajar SMA (atau sederajat) dengan prestasi akademik yang memuaskan. (hal ini bersifat fleksibel yang mana bergantung permintaan syarat minimum dari beasiswa itu sendiri).
  • Berasal dari keluarga yang kesulitan atau dengan kata lain memiliki masalah finansial.
  • Memiliki pribadi yang baik, serta pekerja keras.

Selain itu, pelamar juga harus menyiapkan dokumen:

  1. Surat pernyataan dari sekolah yang menerangkan bahwa kita masih aktif sebagai pelajar di sekolah tersebut.
  2. Surat pernyataan dari sekolah yang menerangkan bahwa kita sedang tidak menerima beasiswa dari lembaga manapun.
  3. Foto formal berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar.
  4. Mengisi formulir aplikasi dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
  5. Fotokopi tanda pengenal (KTP/Kartu Pelajar).
  6. Fotokopi KK (Kartu Keluarga).
  7. Transkrip nilai dari semester 1 hingga sekarang.
  8. Surat keterangan tidak mampu dari pejabat atau pemerintah  setempat.

Tips Jitu Raih Beasiswa Luar Negeri

Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ke luar negeri? Setelah kita mampu memenuhi syarat yang ditentukan oleh pihak penyelenggara beasiswa, selanjutnya kita juga perlu untuk memperhatikan langkah-langkah jitu agar kita berhasil memperoleh beasiswa S1 luar negeri, diantaranya yaitu:

Tentukan Pilihan Universitas dan Jurusan 

Menentukan universitas dan jurusan yang akan diambil adalah langkah dasar yang harus ditentukan terlebih dahulu. Hal ini sangat penting untuk dilakukan, baik untuk mempersiapkah kuliah di dalam negeri maupun kuliah di luar negari. 

Untuk bisa mendapatkan beasiswa S1 di luar negeri bukanlah hal yang mudah. Olehkarena itu, sedini mungkin kita harus memiliki keinginan dan tujuan untuk menentukan arah target hidup kita. 

Karena dengan keinginan dan tekad yang kuat, maka mimpi sebesar apapun pasti mampu kita gapai. Untuk itu, kita harus tau dimana dan jurusan apa yang akan kita ambil nantinya.  

Tips untuk menentukan jurusan yang baik adalah yang sesuai dengan minat dan bakat yang kita miliki. Mengapa? Karena tanpa minat atau keinginan, maka kita tidak akan memiliki semangat untuk menjalaninya. 

Sebaliknya, minat saja tanpa diimbangi dengan bakat hanya akan mempersulit kuliah yang kita jalani nantinya. Olehkarena itu, dua hal tersebut(minat dan bakat) adalah poin penting yang harus kita kenali agar mengetahui jurusan yang sesuai dengan diri kita masing-masing. 

Artikel Lainnya:

Pro Kontra Homeschooling

Nah, untuk mengetahui minat dan bakat yang kita miliki, kita dapat mengikuti tes, seperti tes kepribadian, tes penjurusan, dan tes kemampuan. Dengan begitu, kita akan lebih mudah untuk mengetahui minat serta mengukur bakat yang kita miliki. 

Setelah kita mampu mengenali minat dan bakat yang dimiliki dalam diri kita, selanjutnya kita harus menentukan target dimanakah kampus luar negeri yang menyediakan jurusan tersebut. 

Perlu digarisbawahi juga, bahwa kita harus memilih kampus yang memiliki reputasi sekaligus kredibilitas tinggi. 

Setelah berhasil menentukan jurusan dan kampus yang diinginkan, sebaiknya kita langsung mencari lembaga atau perusahaan yang menyediakan beasiswa S1 luar negeri yang menyertakan jurusan dan kampus tersebut. 

Jangan pernah malas mencari informasi

Saat ini, kita berada pada zaman dimana teknologi semakin canggih sehingga sangat memudahkan kita dalam melakukan sesuatu, salah satunya dalam mencari informasi. Saat ini, informasi dari belahan dunia manapun sangat mudah untuk bisa kita dapatkan. 

Hal ini harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mencari informasi beasiswa S1 luar negeri. Jika kita memang benar-benar ingin mendapatkan beasiswa S1 luar negeri, jangan pernah malas untuk mencari informasi tersebut. 

Bila kita saja malas dalam mencari informasi, bagaimana bisa kita memperoleh beasiswa tersebut. Keinginan saja tanpa dibarengi dengan usaha sama saja dengan sia-sia. Oleh karena itu, kita harus selalu update informasi mengenai beasiswa S1 luar negeri yang biasanya diselenggarakan oleh lembaga atau perusahaan terkemuka.

Perbanyaklah Prestasi Akademik 

Prestasi akademik yang berhasil kita capai di bangku sekolah memang bukan penentu dari akhir hidup kita. Kesuksesan seseorang tidak selalu dipengaruhi oleh prestasi akademik yang dimilikinya. 

Namun, dalam hal ini prestasi akademik menjadi tolak ukur yang penting apakah kita berhak diterima atau tidak di kampus tersebut. Prestasi akademik adalah salah satu modal penting untuk bisa mendapatkan beasiswa S1 di kampus luar negeri. 

Hal ini terbukti dari beberapa lembaga atau perusahaan penyedia beasiswa yang menjadikan prestasi akademik sebagai salah satu syarat utamanya.

Baca Juga: 

Kelebihan dan Kekurangan Bimbingan Online

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mempersiapkan hal ini sedini mungkin, sehingga kita memiliki banyak sekali kesempatan untuk mengikuti lomba dan menambah peluang untuk memenangkan lomba tersebut. 

Dengan besarnya peluang memenangkan lomba yang kita miliki, maka prestasi akademik pun akan otomatis bertambah, sehingga besar kemungkinan bagi kita untuk bisa diterima di kampus yang kita inginkan. 

Prestasi akademik sendiri bisa kita dapatkan dengan dua cara, yakni dengan selalu mendapat nilai tinggi di kelas atau dengan banyak menjuarai perlombaan-perlombaan akademik, seperti olimpiade sains, olimpiade siswa berprestasi(sispres), lomba esai sejarah, pidato, atau bahkan story telling, dan masih banyak lainnya lagi. 

Kita dapat memanfaatkan kesempatan yang ada dengan sebaik-baiknya, yakni belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, sehingga kemenangan bisa kita raih.

Aktiflah Berorganisasi

Selain prestasi akademik, pengalaman berorganisasi juga penting untuk kita miliki bila kita ingin kuliah dengan beasiswa S1 di luar negeri. 

Mengapa demikian? Karena pengalaman berorganisasi juga sering kali dijadikan syarat lain untuk mendapat beasiswa S1 luar negeri sehingga penting bagi kita untuk memperoleh pengalaman di berbagai bidang, baik yang diselenggarakan oleh sekolah maupun diselenggarakan oleh masyarakat tempat tinggal. 

Selain dapat memenuhi syarat beasiswa S1 luar negeri, memiliki banyak pengalaman berorganisasi juga membantu kita agar mudah berbaur dan beradaptasi dengan orang-orang baru yang ada di sekitar kita, yang merupakan salah satu modal penting saat berkuliah di luar negeri nantinya. 

Pelajarilah Bahasa Asing 

Ketika kita menentukan target untuk berkuliah di luar negeri, maka kita pasti tau bahwa konsekuensinya adalah kita harus tinggal di luar negeri juga. 

Maka secara otomatis, bahasa sehari-hari yang akan digunakan adalah bahasa asing, bukan lagi bahasa Indonesia atau bahasa-bahasa daerah yang biasa kita pergunakan biasanya. 

Pasalnya, di luar negeri nanti kita akan betemu dengan berbagai  orang asing dari berbagai negara, maka kunci utama untuk bisa berkomunikasi dengan baik adalah menguasai bahasa internasional, yakni bahasa inggris. 

Dengan penguasaan bahasa inggris yang baik, maka dapat memudahkan kita untuk menjalani kehdupan kita di luar negeri. 

Tidak hanya pandai menguasai bahasa inggris saja, secara tidak langsung kita juga dituntut untuk menguasai bahasa asing tempat kita akan kuliah nanti, misalnya kita ingin kuliah di “Tokyo University”, yang ada di Jepang maka kita juga harus menguasai bahasa jepang dengan baik dan benar. 

Khusus untuk bahasa Inggris,  ada baiknya bila kita mengikuti kursus TOEFL dan IELTS. Pasalnya, nilai TOEFL dan IELTS menjadi  beberapa syarat wajib dalam beasiswa S1 luar negeri. Ikutilah kedua kursus tersebut hingga kita mahir dan menguasainya dengan baik. 

Sesudah itu, ikutilah segera tes TOEFL dan IELTS. Laksanakan dan kerjakan tes TOEFL dan IELTS dengan hati-hati dan penuh ketelitian, karena skor minim yang harus kita capai adalah 550 untuk tes TOEFL dan 650 untuk tes IELTS. 

Karena jika kita mendapatkan nilai tersebut, maka akan membuat kesempatan kita mendapatkan beasiswa S1 luar negeri kian bertambah besar. Hampir tidak ada beasiswa luar negeri tanpa TOEFL sebagai syarat utamanya.

Tentukan Orang yang Dapat Memberikan Surat Rekomendasi

Biasanya, pihak penyelenggara (lembaga/perusahaan)  beasiswa S1 luar negeri akan memintai kita surat rekomendasi dari orang yang yang benar-benar mengenal rekam jejak kita. Surat rekomendasi tersebut biasanya berisi pernyataan bahwa kita sebagai pendaftar beasiswa sangat direkomendasikan untuk menerima beasiswa S1 luar negeri dari pihak penyelenggara. 

Bila surat rekomendasi dari orang yang memberikan surat tersebut dapat dipertanggungjawabkan, maka peluang kita untuk mendapatkan beasiswa S1 luar negeri akan semakin besar.

Oleh karena itu, mulai sekarang kita harus mengetahui siapa orang yang akan memberikan surat rekomendasi nanti. Adapun orang yang dipilih haruslah dari pihak sekolah yang benar-benar mengenal track record-kita. Misalnya dari pihak wali kelas atau dari pihak kepala sekolah.

Belajarlah Membuat CV dan Motivation Letter

CV dan motivation letter adalah beberapa faktor yang akan menentukan apakah kita pantas mendapatkan beasiswa S1 luar negeri atau tidak. CV atau Curriculum Vitae adalah lembaran daftar hidup yang akan merepresentasikan diri kita di mata penyelenggara (lembaga/perusahaan) beasiswa S1 luar negeri. 

Sementara itu, motivation letter bisa menjadi tolak ukur mengapa kita ingin mendapatkan beasiswa S1 luar negeri, dan sebesar apa motivasi kita untuk bisa mendapatkannya.

Jika kita memang benar-benar  ingin mendapatkan beasiswa S1 luar negeri, maka mulai sekarang kita harus mempelajari cara membuat CV dan motivation letter. 

Kita bisa mempelajari keduanya secara otodidak (belajar mandiri) dengan cara mengikuti beberapa contoh yang ada di internet atau sosial media, misalkan youtube. Bila tidak, kita bisa meminta bantuan guru atau orang-orang terdekat kita untuk mengajari bagaimana cara membuat CV dan motivation letter tersebut.

Berlatihlah Interview

Interview atau wawancara adalah sesi yang pasti dan harus kita hadapi, bila kita ingin mendapatkan beasiswa S1 luar negeri. Interview sendiri biasanya berisi pertanyaan mengapa kita ingin berkuliah di negara atau kampus tersebut, serta apa yang akan kita lakukan setelah lulus dari universitas tersebut. Adapun hal-hal yang harus kita latih agar siap menghadapi sesi interview beasiswa luar negeri adalah:

  • Bahasa tubuh.
  • Intonasi dan artikulasi dalam bicara.
  • Caramu bicara atau menjawab pertanyaan.

Selain melatih hal-hal tersebut, kita juga harus mempersiapkan sejumlah hal untuk menghadapi interview nanti. Kita harus mengetahui setidaknya kisi-kisi mengenai persoalan yang akan dibahas dalam interview. 

Namun, seringkali dijumpai pertanyaan dalam interview sepeti informasi soal jurusan dan universitas yang kita pilih, motivasi dan alasan mengapa kita memilih jurusan dan universitas tersebut, serta apa yang hendak kita lakukan setelah lulus nanti adalah beberapa hal yang dimaksud. 

Dengan begitu, kita dapat memepelajarinya terlebih dahulu, dan mempersiapkan jawaban seperti apa yang akan menggugah para juri interview sehingga tertarik dan mau menerima kita.

Sebelum menghadapi sesi tersebut, kita harus melatih diri kita sendiri  sedari sekarang. Kita harus sering berlatih untuk menghadapi interview, terutama pada saat sesi tanya jawab bersama para juri interview. 

Usahakan saat menjawab, kita dapat mengendalikan ekspresi tubuh kita agar tidak gugup, sehingga kita dapat menjawab pertanyaan dalam interview dengan lugas dan lancar. Karena proses seleksi interview yang cukup menentukan keberhasilan menerima beasiswa, maka kita harus melaksanakannya dengan hati-hati. Perhatikan setiap detail  yang menjadi pokok penilaian juri

  • Persiapan Penuh

Saat menghadapi tantangan, mempersiapkannya dengan sungguh-sungguh merupakan kunci keberhasilan. Olehkarena itu, persiapan penuh sebelum interview akan membantu kita memudahkan menjawab pertanyaan. 

Dalam menjawab setiap pertanyaan, ada baiknya kita tidak terlalu memuji kelebihan diri kita sendiri, tetapi juga tidak merendahkan kemampuan yang kita miliki. Kita harus memberikan detail personal secukupnya saja dan hindari memberikan cerita yang tidak relevan (berlebih-lebihan).

  • Berpakaian Rapi

Penampilan adalah kesan pertama penilaian seseorang terhadap diri kita. Saat seseorang belum mengenal kita dengan baik, maka penampilan  akan menjadi penilaian utama. 

Oleh karena itu, kita harus berpakaian dengan rapi agar meninggalkan kesan positif yang membekas di mata juri interview. Tunjukkan penampilan yang serius, rapi, dan profesional. 

Ada baiknya bila kita menghindari riasan wajah yang terlalu tebal ataupun tatanan rambut yang rumit atau nyentrik (misalkan dengan mengecat rambut berwarna-warni dengan gaya potong yang terkesan tidak rapi). 

Selain pakaian, riasan wajah, dan gaya rambut, kita juga harus memperhatikan alas sepatu yang kita gunakan. Hendaknya sepatu yang kita pakai memiliki nuansa yang formal, sehingga mampu melengkapi gaya wawancara beasiswa yang rapi dan sopan.

  • Tepat Waktu

Kesuksesan seseorang bisa ditentukan dari seberapa disiplin orang tersebut. Olehkarena itu, terkadang disiplin menjadi salah satu penilaian penting yang akan diperhatikan oleh para juri interview. Sebaiknya kita tiba lebih awal sebelum sesi interview dimulai. 

Pastikan bahwa kita sudah menguasai rute perjalanan menuju tempat interview. Penting bagi kita untuk mengetahui berapa lama waktu yang kita butuhkan menuju tempat tersebut dengan keadaan normal, sehingga kita mampu mengatasi kemungkinan terburuk yang dapat terjadi seperti lalu lintas jalanan yang macet. 

Dengan demikian, solusi yang terbaik adalah kita dapat mempersiapkan diri dan memanajemen waktu dengan baik, sehingga kita dapat bangun dan berangkat lebih awal.

  • Berpikir Sebelum Menjawab

Saat juri interview mulai melontarkan pertanyaan kepada kita, hendaknya kita memperhatikan dengan seksama. Atur pandangan mata agar fokus kepada juri yang sedang berbicara, sehingga akan terlihat lebih serius karena terkesan mendengarkan pertanyaan dengan baik. 

Jangan tergesa-gesa untuk menjawab pertanyaan, atur jeda waktu terbaik setelah juri selesai membacakan pertanyaannya. Hal ini akan membantu kita untuk meminimalisir kesalahan yang akan terjadi, seperti berbicara tersendat-sendat, banyak melakukan gumaman (hmmm), serta jawaban yang terdengar ragu atau tidak meyakinkan. 

Gunakan waktu berpikir secara singkat, lalu tata jawaban dengan bijak, serta berikan respon suara yang tegas dan jernih. Jangan lupa agar kontak mata tetap terjalin kepada sang juri, dan utarakan kejujuran dalam menjawab setiap pertanyaan dari masing-masing juri. 

  • Be Yourself

Optimisme merupakan poin penting dalam kesuksesan. Kita harus mengingat bahwa kita telah berhasil lolos sampai tahap interview, jadi kita harus tetap percaya diri dan biarkan kepribadian kita sesungguhnya yang berbicara. 

Jangan pernah merasa pesimis dan berkecil hati, karena itu akan mempengaruhi pemikiran kita, sebaiknya kita tetap tenang, optimis, dan menjawab pertanyaan dengan sebaik mungkin.

Ikutilah Berbagai Program Beasiswa S1 Luar Negeri

Jika kita sudah melaksanakan seluruh rangkaian sesi untuk beasiswa S1 luar negeri, maka hal terakhir yang perlu kita lakukan adalah menemukan lembaga atau perusahaan yang membuka program beasiswa S1 luar negeri. Segeralah untuk mengikuti program tersebut, bila sudah resmi dibuka. 

Pastikan bahwa jurusan dan universitas yang kita inginkan termasuk ke dalam program yang sedang mereka selelnggarakan. Setelah itu, simak dengan baik persyaratan yang dianjurkan oleh pihak penyelenggara beasiswa. Persiapkan seluruh persyaratannya beberapa minggu sebelum program beasiswa S1 luar negeri ditutup, kemudian kirimkan segera kepada pihak penyelenggara beasiswa tersebut. 

Jangan lupa untuk berdoa serta meminta restu dari orang tua, guru, maupun dukungan positif dari teman-teman di sekitar kita. Dan tunggulah pengumuman dari pihak penyelenggara beasiswa S1 luar negeri sesuai tanggal yang telah ditentukan sebelumnya. 

Demikian adalah pembahasan mengenai bagaimana cara mendapatkan beasiswa S1 luar negeri. Semoga bermanfaat bagi pembaca semuanya.

Artikel dibuat oleh: Ka'aziyah Aulia Nada kelas PCP 2019 SMAN 1 Purwosari

2 comments for "Cara Mendapatkan Beasiswa S1 Luar Negeri"

  1. Apakah termasuk beasiswa S1 luar negerinya fully funded? Atau hanya sebagian saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebagian universitas memberikan program beasiswa fully funded sampai kelulusan, sebagian tidak.

      Delete

Berlangganan via Email