Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Definisi dan Struktur Teks Anekdot

struktur teks anekdot
Hallo, berjumpa lagi dengan Artikel Kami. Dalam berbahasa, kita dituntut untuk menguasai berbagai macam konteks. Tentunya, tidak hanya dalam wujud lisan saja, tapi juga dalam wujud tulisan berbentuk teks. Sekarang, dalam postingan ini kami akan membahas salah satu jenis teks yang ada di bahasa Indonesia, yaitu teks anekdot. Untuk detail yang lebih lanjut, simak penjelasan berikut.

DEFINISI TEKS ANEKDOT

Teks anekdot merupakan teks yang berisi tentang cerita humor mengenai pengalaman hidup sehari-hari. Selain memuat tentang pengalaman hidup sehari-hari teks anekdot juga harus mempunyai tujuan sebagai kritik sosial. Kritik yang terkandung dalam teks anekdot dapat disampaikan melalui dua cara, yaitu eksplisit dan implisit.

Teks anekdot baru diperkenalkan dalam Kurikulum 2013 pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Sementara itu,munculnya teks anekdot sebagai teks yang diajarkan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia baru disampaikan secara tersurat dalam Kurikulum 2013.
Dalam Kurikulum 2013,  pembelajaran mengenai teks anekdot tergabung dengan jenis teks yang lain. Hal ini kemungkinan besar memberikan peluang bagi guru untuk tidak mengajarkan keseluruhan jenis teks dan membangun lemahnya pengembangan tingkat kompetensi mencipta. Selain itu, persebaran kompetensi dasar dalam pembelajaran teks anekdot  sudah dilakukan secara komprehensif. 

Artinya, pembelajaran dimulai dari hal sederhana berupa pengertian dan struktur teks anekdot, kemudian masuk lebih dalam untuk memahami unsur-unsur teks anekdot, dan akhirnya menghasilkan teks anekdot, dilanjutkan sampai tingkat mengkonversi.

STRUKTUR TEKS ANEKDOT

Setiap teks memiliki karakterisitk tersendiri, begitupun teks anekdot. Ditinjau dari segi strukturnya, terdapat lima bagian, yang lebih jelasnya akan dipaparkan pada bagian berikut.

Abstraksi

Abstraksi merupakan bagian pembuka pada teks anekdot. Pada bagian abstraksi, terdapat gambaran awal dari cerita anekdot. Gambaran tersebut biasanya berupa gambaran berupa nama tokoh, setting tempat cerita, dan yang pasti diawali dengan kata alkisah, pada suatu hari dsb.

Orientasi

Orientasi merupakan bagian pada teks anekdot yang menjelaskan mengenai alasan terjadinya suatu perisitiwa. Perisitiwa yang dimunculkan dalam teks anekdot tentunya adalah  perisitiwa yang aneh, lucu, bahkan ganjil.

Krisis

Sesuai dengan namanya, pada bagian ini mulai muncul permasalahan yang menjadi fokus pada teks anekdot. Permasalahan yang terjadi mengerucut pada tokoh utama dalam cerita.

Reaksi

Reaksi dapat dianggap pokok dari setiap struktur teks anekdot. Pada bagian ini terdapat penyelasaian masalah yang tentunya dieksekusi dengan cara yang lucu dan unik.

Koda

Koda dapat diartikan sebagai penutup teks anekdot. Koda juga bersifat opsional, yaitu boleh disertakan atau tidak disertakan.

Baiklah, itu tadi adalah pembahasan mengenai  definisi teks anekdot dan juga strukturnya. Apabila ada tanggapan, silakan sobat cantumkan pada kolom komentar yang tersedia di bawah ini. Terus ikuti Artikel Kami untuk perbaruan informasi referensi ilmiah dan juga karya sastra yang menarik. Sampai bertemu lagi!

Post a Comment for "Definisi dan Struktur Teks Anekdot"

Berlangganan via Email